MAPN 4 Medan Gelar Dzikir dan Doa Bersama Jelang Ujian Madrasah
(MAPN 4 Medan Gelar Dzikir dan Doa Bersama Jelang Ujian Madrasah serta Khataman Al-Qur’an Kelas XII/Foto: ist)
LANGITKE7.ID, MEDAN - Suasana penuh khidmat dan haru menyelimuti MAPN 4 Medan saat seluruh siswa kelas XII bersama guru dan tenaga kependidikan melaksanakan kegiatan dzikir dan doa bersama menjelang Ujian Madrasah, yang dirangkaikan dengan khataman Al-Qur’an. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al Husein pada Sabtu (4/4).
Acara tersebut dipimpin oleh H. Hasanuddin Lubis, S.Pd.I., yang memberikan tausiyah penuh makna sekaligus memandu dzikir dan doa bersama. Seluruh peserta tampak larut dalam suasana religius, memohon kemudahan, kelancaran, serta keberkahan dalam menghadapi ujian yang akan datang.
Dalam kesempatannya, Ustadz Hasanuddin menekankan pentingnya refleksi diri bagi para siswa sebagai bekal utama menuju kesuksesan. Ia mengajak para siswa untuk tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik, tetapi juga memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
Sementara itu, Kepala MAPN 4 Medan, Dr. Syarifuddin, S.Pd.I., M.A., dalam arahannya menyampaikan pesan penting terkait masa depan generasi muda di era modern yang penuh tantangan.
Ia menegaskan bahwa remaja saat ini harus mampu menjadi pribadi yang adaptif, berkarakter kuat, dan memiliki integritas tinggi di tengah derasnya arus teknologi dan informasi.
“Anak-anak kami adalah generasi yang hidup di zaman yang serba cepat. Teknologi bisa menjadi peluang besar, tetapi juga bisa menjadi ancaman jika tidak digunakan dengan bijak. Karena itu, jadilah generasi yang cerdas secara intelektual, emosional, dan spiritual,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau memberikan beberapa pesan penting: Bangun karakter yang kuat, bukan hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga akhlak mulia. Bijak dalam menggunakan teknologi, hindari konten negatif dan manfaatkan untuk belajar serta berkarya.Miliki tujuan hidup yang jelas, jangan mudah terpengaruh oleh tren sesaat.Terus belajar dan beradaptasi, karena dunia kerja dan kehidupan akan terus berubah. Jaga identitas sebagai pelajar madrasah, yang menjunjung tinggi nilai keislaman dalam setiap langkah.
Beliau juga mengingatkan bahwa keberhasilan di masa depan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh sikap disiplin, kerja keras, dan kemampuan menjaga nilai-nilai moral.
Kegiatan dzikir dan doa bersamaan dengan khataman Al-Qur’an oleh siswa kelas XII, sebagai simbol penutup perjalanan mereka selama menempuh pendidikan di madrasah. Momen ini menjadi refleksi spiritual sekaligus penguat mental bagi siswa dalam menghadapi ujian akhir.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa kelas XII MAPN 4 Medan dapat menghadapi Ujian Madrasah dengan penuh kesiapan, baik secara akademik maupun spiritual, serta mampu meraih hasil terbaik yang membawa keberkahan bagi masa depan mereka. (*)