Dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar ditemukan bebas beroperasi dilahan tanah garapan
Dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar ditemukan bebas beroperasi dilahan tanah garapan, tepatnya di Jalan Veteran Pasar VII, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Menurut keterangan warga kepada wartawan menyebutkan bahwa, sebuah gudang tertutup yang berada di lokasi tersebut diduga kuat dijadikan tempat penimbunan BBM jenis solar dalam jumlah yang besar. “Gudang itu sudah berapa bulan beroperasi. Kami tahu itu tempat penimbunan solar,” ungkap salah seorang warga sekitar yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan,jum'at (17/7/2026). Diduga kuat, BBM jenis solar yang masuk kedalam gudang penimbunan merupakan BBM yang disubsidi pemerintah untuk diperjualbelikan kembali. Disinyalir penimbunan tersebut dilakoni demi meraup keuntungan yang besar dari selisih harga BBM subsidi dan non subsidi. Warga dilokasi menuturkan, gudang – gudang misterius marak di lahan garapan tersebut, dan rata – rata aktivitas disana jarang termonitor oleh Aparat Penegak Hukum (APH) maupun pemerintah setempat, mulai dari izin pergudangan maupun Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) ujar warga. Menurut keterangan warga, gudang tersebut disebut-sebut milik seseorang bernama inisial AW serta Cs-nya. Namun hingga kini, aktivitas gudang tersebut terkesan tidak tersentuh oleh aparat penegak hukum. “Kami heran, kenapa bisa aman terus. Katanya ada yang membekingi,” ujar warga. Masyarakat sekitar mendesak aparat kepolisian, serta instansi terkait seperti Pertamina dan pemerintah daerah untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan penimbunan BBM ilegal ini. Sampai saat ini, kru awak media ini masih berupaya memintai keterangan penanggung jawab pergudangan maupun pemilik gudang mengenai dugaan penyelewengan BBM di areal gudang tersebut. Sementara itu, kru media ini mencoba mengkonfirmasi ke lokasi gudang yang berada di Jalan Veteran Pasar IX, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli ini, akan tetapi kru media ini belum berhasil terhubung akibat pintu gerbang besi yang membubung tinggi selalu tertutup rapat.
ketika berita ini diunggah Jumat(17/7/2026) Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo belum menjawab