Laporkan Penyalahgunaan

  • Reklamasi PPS Gabion Belawan Tuai Penolakan, Nelayan Bagan Deli, JPKP, MHAD Pertanyakan AMDAL dan Sosialisasi

    Reklamasi PPS Gabion Belawan Tuai Penolakan, Nelayan Bagan Deli, JPKP, MHAD Pertanyakan AMDAL dan Sosialisasi

  • Pelindo Regional 1 Bagikan Takjil Gratis kepada Masyarakat di Sekitar Pelabuhan

    Pelindo Regional 1 Bagikan Takjil Gratis kepada Masyarakat di Sekitar Pelabuhan

  • Dua Ibu Rumahtangga Berdamai, Perkara Penganiayaan di Kabupaten Tanah Karo Diselesaikan Jaksa Dengan Keadilan Restoratif

    Dua Ibu Rumahtangga Berdamai, Perkara Penganiayaan di Kabupaten Tanah Karo Diselesaikan Jaksa Dengan Keadilan Restoratif

Kontributor

  • Bro
  • Kiki Rizky Amanda
  • Zamzani Kurniawan

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger
  • Maret 20269
BREAKING NEWS
LANGIT ke 7

LANGIT ke 7

  • Media Network
  • _Perintah Rakyat
  • _METRO - NETWORK id
  • _ZTV ACEH
  • _SATU PIKIRAN
  • _NAVIGASIMETRO.id
  • News Network
  • _DAERAH
  • _GLOBAL
  • _HUKUM - KRIMINAL
  • _Dokumentasi
  • _Film
  • _KPOP
  • _Advetorial
  • _Wisata dan Kuliner
  • 🏙️ Nasional
  • 🏦 Ekonomi
  • 📰 News
  • 🗣️ Pilihan Rakyat
  • Jabodetabek
  • Film
  • Megapolitan
  • Politik
  • Indonesia
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
ZTV News
  • ZTV
  • ZTV ACEH
  • PERINTAH RAKYAT
  • SATU PIKIRAN
  • NAVIGASI METRO
  • METRO NETWORK
  • Pendidikan
  • News
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Internasional
  • Regional
  • Kriminal
  • Politik
  • Daerah
  • Beranda
  • News

Reklamasi PPS Gabion Belawan Tuai Penolakan, Nelayan Bagan Deli, JPKP, MHAD Pertanyakan AMDAL dan Sosialisasi

Zamzani Kurniawan
Maret 18, 2026


MEDAN – Aktivitas reklamasi di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Gabion Belawan, Medan, Sumatera Utara, terus berlanjut hingga Maret 2026.


 Proyek yang direncanakan akan memperluas area hingga 6–12 hektare ini memicu gelombang penolakan dari masyarakat, khususnya nelayan di Kelurahan Bagan Deli.

Warga menilai proyek tersebut berpotensi menimbulkan dampak serius, mulai dari terganggunya akses keluar-masuk perahu nelayan, penyempitan alur pelayaran, hingga meningkatnya risiko banjir rob dan kerusakan ekosistem pesisir.

Kamaludin, yang akrab disapa Kamay, perwakilan JPKP sekaligus Masyarakat Hukum Adat Deli (MHAD) Kelurahan Bagan Deli, mempertanyakan transparansi pihak terkait, khususnya mengenai sosialisasi dan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
“Mengapa tidak dilakukan sosialisasi ke Kelurahan Bagan Deli, padahal kami yang paling terdampak? Perusahaan dan wilayah kami ini berdampingan langsung,” tegas Kamay.

Ia juga menyoroti kesan bahwa proyek berjalan secara tergesa-gesa tanpa melibatkan masyarakat secara terbuka.

“Kami ingin mempertanyakan AMDAL proyek ini. Kenapa seolah-olah pembangunan dilakukan diam-diam tanpa sosialisasi? Masyarakat tentu khawatir terhadap dampak penimbunan ini,” lanjutnya.

Lebih jauh, Kamay mengungkap dugaan bahwa aktivitas reklamasi di kawasan Gabion telah berlangsung sebelumnya tanpa pengawasan yang jelas.

“Selama ini pengusaha di Gabion diduga melakukan penimbunan sendiri. Izin usaha gudang pun kami curigai ada markup. Dampaknya ke masyarakat Bagan Deli tidak pernah dikaji secara terbuka. Sekarang bahkan sudah melebar ratusan meter ke laut,” ujarnya.

Menurutnya, perubahan garis pantai akibat reklamasi tersebut sudah mulai dirasakan masyarakat. Saat pasang tinggi, air laut semakin mudah meluap ke permukiman warga.

“Kalau pasang, air jelas masuk ke Bagan Deli. Ini akibat penimbunan yang tidak terkendali.

 Kami juga mempertanyakan apakah pihak perikanan mengetahui aktivitas reklamasi gudang-gudang yang sudah lebih dulu terjadi,” tambahnya.

Rencana perluasan reklamasi hingga belasan hektare dinilai akan memperparah kondisi yang ada jika tidak dikaji secara komprehensif.
Sementara itu, Dedi Andrea dari DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) yang turut mendukung aspirasi masyarakat menyatakan bahwa hingga kini belum ada kejelasan terkait kelanjutan proyek tersebut.

“Kami belum pernah menyatakan proyek ini bisa lanjut, tapi juga belum ada keputusan dihentikan. Kami ingin kejelasan, siapa yang akan mengundang kami—apakah pihak pengusaha atau pihak perikanan—agar jelas duduk persoalan dan MoU-nya,” kata Dedi.

Masyarakat menegaskan akan membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi apabila tidak ada respons dari pihak terkait.

“Jika aspirasi kami tidak ditanggapi, kami siap membawa ini ke tingkat nasional, bahkan ke Kepala Staf Presiden dan kementerian terkait,” tegas Kamay, didampingi Zainuddin selaku sekretaris.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PPS Gabion Belawan maupun perusahaan yang terlibat dalam proyek reklamasi tersebut. (Red)
Baca Juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita Terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Rekomendasi
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal
Terpopuler
  • Reklamasi PPS Gabion Belawan Tuai Penolakan, Nelayan Bagan Deli, JPKP, MHAD Pertanyakan AMDAL dan Sosialisasi

  • Pelindo Regional 1 Bagikan Takjil Gratis kepada Masyarakat di Sekitar Pelabuhan

  • Dua Ibu Rumahtangga Berdamai, Perkara Penganiayaan di Kabupaten Tanah Karo Diselesaikan Jaksa Dengan Keadilan Restoratif

  • Kasatgas PRR Minta Pemda Segera Rampungkan Pendataan Warga yang Akan Tempati Huntap

  • Pelindo Regional 1 Salurkan Paket Sembako kepada Masyarakat di Wilayah Operasional

  • KAJATISU HADIRI ACARA BUKA PUASA BERSAMA KOMITE NASIONAL PEMUDA INDONESIA (KNPI) SUMATERA UTARA

  • KNTI Sumut Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Nelayan Tradisional Jelang Idul Fitri 1446 H

  • 13.084 Penumpang Telah Dilayani di Terminal Bandar Deli Belawan Hingga H-6 Lebaran Tahun 2026

  • Pelindo Regional 1 Santuni Anak Yatim di Wilayah Operasional

Tag Terpopuler
  • Daerah
  • Ekonomi
  • News
NETWORK
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
Ikuti Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© LANGIT ke 7